Selasa, 20 Mei 2014

Institut Agama Islam Darussalam (IAID)


INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM (IAID)
CIAMIS JAWA BARAT


Kampus IAID

Institut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah Perguruan Tinggi Agama Islam yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan, yaitu Pondok Pesantren Darussalam. IAID yang lahir pada 1 Juni 1970 ini dipercaya pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon sarjana ulama cendekia yang memiliki visi keislaman, keilmuan, kebangsaan dan kemasyarakatan.
Pada awal berdirinya, IAID hanya memiliki satu fakultas, yaitu Fakultas Syariah. Kemudian melalui usaha keras, saat ini telah ada dua fakultas dan satu program, yaitu:
·         Fakultas Syariah (S1)
1.      Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah (Terakreditasi)
2.      Program Studi Ekonomi Syariah (Proses Akreditasi)
·          Fakultas Tarbiyah (S1)
1.      Program Studi Pendidikan Agama Islam (Terakreditasi)
2.      Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Terakreditasi)
3.       Program Studi Pendidikan Guru Raudlatul Athfal (Terakreditasi)
·         Program Pascasarjana (S2)
Program Studi Pendidikan Islam (Terakreditasi)
Konsentrasi : a. Pendidikan Agama Islam (PAI)
                      b. Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
                      c. Supervisi Pendidikan Islam (SPI)

Ruang Kelas

VISI, MISI, TUJUAN, DAN KOMPETENSI LULUSAN
INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM (IAID)
CIAMIS JAWA BARAT

VISI
Menghasilkan akademisi muslim yang memiiki ketajaman intelektual, ketangguhan iman, kepekaan nurani, dan kekuatan moral Pascasarjana.
MISI
1.      Melaksanakan pengajaran dan pengembangan ilmu dan nilai-nilai Islam;
2.      Memelihara tradisi keilmuan Islam dan sekaligus mendorong pembaharuan pemikiran Islam;
3.      Mengarahkan mahasisiwa kepada pemilikan akhlak mulia, pemikiran rasional, analitis, berorientasi pada pemecahan masalah,dan berpandangan jauh ke depan;
4.      Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan keilmuan dan masyarakat;
5.      Memberikan kontribusi dalam proses pembangunan, khususnya dalam kaitan dengan upaya memperkuat landasan spiritual, moral dan etik pembangunan;
6.      Memberikan kontribusi dalam upaya mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.

TUJUAN
Menghasilkan tenaga ahli dalam bidang Ilmu Agama Islam yang kelak dapat bertindak sebagai tenaga penggerak pendidikan dan pengajaran serta penelitian dan pengembangan Ilmu Agama Islam.

KOMPETENSI LULUSAN
1.      Pengetahuan dan Pemahaman (knowledge and understanding)
Ø  Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang dasar-dasar agama Islam.
Ø  Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang norma, kaidah teori dan metodologi ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Mempunyai pemahaman dan pengertian tentang perkembangan ilmu-ilmu agama Islam.
2.      Keterampilan (Skill)
Ø  Terampil dalam menggali nilai-nilai universal ke-Islaman dan kemanusiaan.
Ø  Terampil dalam penerapan konsep dan teori atas fenomena umat.
Ø  Terampil dan aktif dalam kehidupan akademik di kalangan peminat dan peneliti ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Terampil dalam membangun refleksi fenomenal ilmu-ilmu agama Islam yang dihadapi oleh masyarakat.
Ø  Terampil dan peka dalam interpretasi teks, konteks, dan realitas umat.
3.      Kemampuan dan kesanggupan (ability/capability)
Ø  Menguasai dasar-dasar ilmiah dan pengetahuan serta metodologi bidang ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Mampu mengidentifikasi, memformulasi, dan menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan penerapan dan pengembangan ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Mampu merancang suatu penelitian bidang ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan bidang ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Mampu menerapkan pengetahuan dan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.
4.      Sikap (attitude)
Ø  Mempunyai sikap rasa ingin tahu terus-menerus tentang perkembangan ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Mempunyai sikap dan berusaha melakukan internalisasi nilai-nilai universal agama islam.
Ø  Peka terhadap upaya akademik dalam mengungkap khazanah ilmu-ilmu keislaman.
Ø  Berupaya menciptakan budaya prestatif dan sikap produktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiah bidang ilmu-ilmu agama Islam.
Ø  Menghargai pluralism dan multikulturalisme sebagai realitas masyarakat.
Ø  Menghargai setiap upaya pendekatan interdisipliner dalam mengelola sumber daya umat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar